Kejahatan siber di sektor perbankan digital Indonesia terus menunjukkan grafik peningkatan yang agresif. Berbagai modus operandi, mulai dari rekayasa sosial hingga penyebaran aplikasi berbahaya (APK penipuan), menargetkan kelengahan nasabah untuk menguras saldo rekening mereka dalam hitungan menit.
Merespons ancaman nyata ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) tidak tinggal diam dan memperkuat benteng pertahanan digitalnya.
BRI meluncurkan sebuah protokol keamanan otomatis yang berfungsi sebagai garda terdepan pelindung aset nasabah. Protokol pembatasan preventif inilah yang kita kenal dengan istilah Safety Mode BRImo.
Apa Itu Safety Mode BRImo?
Safety Mode BRImo merupakan fitur keamanan otomatis yang sistem bank aktifkan untuk melindungi akun dan saldo nasabah dari potensi penyalahgunaan. Sistem merancang fitur ini untuk mendeteksi anomali akses dan memblokir sementara transaksi finansial yang tidak sah.
Sistem perbankan akan langsung mengunci aktivitas transaksi sensitif ketika mendeteksi aktivitas login dari perangkat baru atau perangkat yang tidak sistem kenali sebelumnya. Masa pembatasan ini umumnya berlangsung selama 24 jam penuh.
Selama masa Safety Mode aktif, nasabah tetap dapat mengakses aplikasi BRImo. Namun, bank membatasi otorisasi nasabah hanya untuk aktivitas non-finansial seperti mengecek mutasi atau melihat informasi saldo awal.
Latar Belakang Penerapan Safety Mode
Bank menerapkan Safety Mode bukan untuk mempersulit nasabah, melainkan untuk merespons tingginya angka Account Takeover (ATO) atau pengambilalihan akun. Penjahat siber biasanya memindahkan akun BRImo korban ke ponsel cerdas milik pelaku setelah mereka berhasil mencuri kredensial login (username, password, dan PIN).
Tanpa adanya jeda keamanan, pelaku kejahatan bisa langsung menguras habis saldo korban sesaat setelah mereka berhasil login di perangkat baru. Mereka biasanya mentransfer dana ke rekening penampung atau melakukan pembelian pulsa dan token dalam jumlah masif.
Safety Mode memutus rantai kejahatan ini dengan memberikan "jeda waktu emas" (golden time). Jeda waktu ini memberikan kesempatan bagi pemilik rekening asli untuk menyadari adanya aktivitas mencurigakan dan segera melaporkannya ke pihak bank sebelum uang mereka benar-benar hilang.
Fungsi Utama Safety Mode BRImo
Untuk memahami lebih dalam, mari kita bedah satu per satu fungsi krusial dari Safety Mode yang bekerja di belakang layar aplikasi BRImo Anda.
1. Perlindungan Ekstra Saat Login di HP Baru
Fungsi paling mendasar dari Safety Mode adalah memberikan lapisan otentikasi tambahan saat akun berpindah perangkat.
Sistem membaca Device ID atau identitas unik dari ponsel cerdas Anda. Ketika akun login di Device ID yang berbeda dari riwayat sebelumnya, sistem langsung mengaktifkan mode pembatasan ini secara otomatis tanpa kompromi.
2. Mencegah Pengurasan Saldo (Anti-Pembobolan)
Tujuan utama fitur ini adalah mengamankan uang Anda. Dengan menonaktifkan fitur transfer, pembayaran e-commerce, dan pencairan dana, Safety Mode memastikan pelaku kejahatan tidak memiliki jalan keluar untuk memindahkan uang dari rekening Anda, meskipun mereka sudah berhasil masuk ke dalam dasbor aplikasi.
3. Keamanan Aksesibilitas Perangkat
Fungsi ini sangat relevan dengan maraknya penipuan berkedok undangan pernikahan berformat APK.
Aplikasi jahat ini sering kali meminta izin Accessibility Service (Layanan Aksesibilitas) di ponsel Android korban untuk membaca layar dan mengontrol HP dari jarak jauh.
Safety Mode BRImo memiliki kemampuan membatasi akses aplikasi jika mendeteksi adanya aplikasi pihak ketiga yang berpotensi menyalahgunakan data pribadi nasabah melalui fitur aksesibilitas tersebut.
4. Deteksi Ancaman Sistem Secara Otomatis
Infrastruktur keamanan BRI menggunakan algoritma cerdas yang memantau pola transaksi. Sistem secara otomatis mendeteksi ancaman dan membatasi transaksi yang mencurigakan, seperti upaya login berkali-kali dari lokasi atau alamat IP yang tidak wajar, sehingga akun Anda tetap aman dari serangan brute force.
Perbedaan Normal vs Safety Mode di BRImo
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai apa saja yang bisa dan tidak bisa Anda lakukan, perhatikan tabel komparasi hak akses aplikasi BRImo berikut ini:
Jenis Aktivitas / Transaksi | Saat Mode Normal | Saat Safety Mode Aktif |
|---|---|---|
Login ke Aplikasi | Bisa | Bisa |
Cek Saldo & Mutasi Rekening | Bisa | Bisa |
Transfer Antar Bank / Sesama BRI | Bisa | Dibatasi / Gagal |
Pembayaran BRIVA / Tagihan | Bisa | Dibatasi / Gagal |
Top Up Dompet Digital (E-Wallet) | Bisa | Dibatasi / Gagal |
Ubah PIN, Password, atau Email | Bisa | Dibatasi / Gagal |
Tabel di atas menegaskan bahwa Safety Mode hanya membekukan aliran dana keluar dan perubahan data krusial, sementara akses informasi dasar tetap bank berikan.
Mengapa Harus Menunggu 24 Jam?
Banyak nasabah yang mengeluhkan durasi 24 jam ini ketika mereka benar-benar baru saja membeli ponsel baru dan ingin segera bertransaksi. Namun, bank menetapkan jendela waktu 24 jam berdasarkan analisis perilaku kejahatan siber yang sangat terukur.
Penjahat siber biasanya melakukan eksekusi pencurian dana pada dini hari atau saat korban sedang lengah. Durasi 24 jam memberikan garansi waktu yang sangat cukup bagi nasabah asli untuk bangun tidur, menyadari ponselnya bermasalah, memeriksa notifikasi email, dan menelpon Call Center untuk memblokir rekening.
Jika bank hanya memberikan waktu pembatasan 1 atau 2 jam, risiko dana nasabah melayang sebelum mereka sadar rekeningnya diretas akan sangat tinggi. Oleh karena itu, prosedur standar ini mutlak bank perlukan demi keamanan finansial jangka panjang.
Langkah Tepat Jika Terkena Safety Mode BRImo
Tindakan yang harus Anda ambil sangat bergantung pada situasi yang menyebabkan munculnya notifikasi Safety Mode tersebut di layar ponsel Anda.
Jika Anda Memang Login di HP Baru
Jika Anda baru saja mengganti perangkat atau melakukan factory reset (kembali ke pengaturan pabrik) pada ponsel Anda, Anda tidak perlu panik. Anda hanya perlu menunggu waktu pembatasan tersebut berakhir.
Sistem akan secara otomatis mencabut status Safety Mode tepat setelah 24 jam dari waktu Anda pertama kali login di perangkat baru tersebut. Setelah itu, Anda bisa bertransaksi normal kembali.
Jika Anda Tidak Pernah Login di HP Lain
Ini adalah kondisi darurat. Jika Anda sedang menggunakan ponsel Anda yang biasa, namun tiba-tiba mendapat notifikasi Safety Mode atau email bahwa akun Anda login di perangkat lain, Anda harus bertindak cepat.
Jangan klik tautan apa pun yang masuk melalui SMS atau WhatsApp yang mengatasnamakan BRI.
Segera hubungi layanan pelanggan resmi Contact BRI di nomor 1500017 atau 14017.
Laporkan bahwa ada upaya pengambilalihan akun dan minta petugas untuk melakukan pemblokiran kartu dan akses BRImo sementara waktu.
Periksa ponsel Anda dari kemungkinan adanya aplikasi asing (APK) yang terinstal tanpa izin Anda dan segera hapus aplikasi tersebut.
Kesimpulan
Maksud dari Safety Mode BRImo dan fungsinya adalah bentuk komitmen nyata perbankan dalam memitigasi risiko kejahatan digital yang semakin kompleks. Fitur ini bertindak sebagai asuransi waktu yang melindungi dana Anda dari pencurian kilat saat kredensial Anda bocor.
Meskipun harus menunggu selama 24 jam saat Anda mengganti perangkat baru terasa sedikit merepotkan, pembatasan sementara ini adalah harga yang sangat murah untuk membayar keamanan total saldo tabungan Anda. Selalu pastikan Anda menjaga kerahasiaan Username, Password, PIN, dan kode OTP dari siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai pegawai bank.
