
Memilih bank digital yang tepat menjadi langkah krusial dalam mengelola keuangan modern saat ini. Salah satu opsi yang paling sering dibicarakan masyarakat adalah SeaBank, berkat penawaran bunga cair harian dan kebijakan bebas biaya administrasi.
Bagi Anda yang ingin memulai investasi kecil-kecilan, pertanyaan mendasar pasti muncul di kepala. Jika Anda menabung uang sebesar Rp 1 juta di rekening ini, seberapa besar keuntungan riil yang akan Anda bawa pulang dalam setahun?
Menghitung Bunga Tabungan Biasa SeaBank
SeaBank menerapkan suku bunga sebesar 2,5% per tahun untuk produk tabungan reguler mereka. Sistem perhitungan bunga ini berlaku secara proporsional dan dibayarkan setiap hari langsung ke rekening Anda.
Jika Anda menempatkan dana persis Rp 1.000.000, perhitungan matematisnya sangat sederhana. Rumus dasar perbankan yang digunakan adalah: (Saldo x Suku Bunga x Jumlah Hari) / 365 hari.
Dalam setahun penuh, keuntungan kotor yang Anda peroleh adalah Rp 25.000. Artinya, Anda akan menerima aliran dana masuk sekitar Rp 68 setiap harinya.
Ada satu fakta penting yang sering dilupakan banyak orang terkait regulasi perpajakan di Indonesia. Sesuai aturan pemerintah, tabungan dengan saldo pokok di bawah Rp 7.500.000 terbebas dari potongan Pajak Penghasilan (PPh) final sebesar 20%.
Artinya, nominal Rp 25.000 tersebut adalah keuntungan bersih yang mutlak menjadi milik Anda tanpa potongan pajak sepeser pun.
Simulasi Keuntungan Deposito SeaBank
Jika Anda ingin mengunci dana tersebut dan tidak berencana memakainya dalam waktu dekat, produk deposito SeaBank menawarkan imbal hasil yang jauh lebih menarik. Bank ini memberikan bunga deposito hingga 6% per tahun.
Untuk saldo Rp 1.000.000, Anda sudah memenuhi syarat batas minimum pembukaan deposito di dalam aplikasi. Perhitungannya pun menjadi lebih menggiurkan untuk Anda yang fokus pada pertumbuhan aset.
Dengan bunga 6% per tahun, Anda berpotensi meraup keuntungan sebesar Rp 60.000 jika mengambil tenor 12 bulan. Sama seperti tabungan biasa, saldo pokok satu juta rupiah ini juga membebaskan Anda dari jerat pajak bunga.
Berikut adalah tabel perbandingan estimasi keuntungan menabung Rp 1 juta di SeaBank selama satu tahun:
Jenis Produk Perbankan | Saldo Pokok | Suku Bunga (p.a) | Estimasi Bunga Bersih |
|---|---|---|---|
Tabungan Reguler | Rp 1.000.000 | 2,5% | Rp 25.000 / tahun |
Deposito (Tenor 1 Bulan) | Rp 1.000.000 | 5,0% (Asumsi) | Rp 4.166 / bulan |
Deposito (Tenor 12 Bulan) | Rp 1.000.000 | 6,0% | Rp 60.000 / tahun |
Keuntungan Ekstra yang Jarang Dihitung
Menghitung keuntungan menabung tidak boleh hanya berhenti pada angka suku bunga semata. Anda wajib memperhitungkan aspek penghematan atau yang biasa disebut opportunity cost.
Ada beberapa nilai tambah finansial yang langsung Anda nikmati:
Bebas Biaya Admin Bulanan: Bank konvensional umumnya membebankan biaya sekitar Rp 15.000 per bulan. Dalam setahun, Anda menghemat Rp 180.000. Jika Anda menabung 1 juta di bank biasa, saldo Anda justru menyusut, bukan bertambah.
Gratis Biaya Transfer: SeaBank memberikan kuota gratis transfer antar bank hingga 100 kali setiap bulannya. Fitur ini sangat menghemat pengeluaran bagi Anda yang memiliki mobilitas transaksi tinggi.
Efek Bunga Berbunga (Compounding): Karena bunga tabungan reguler cair setiap hari, bunga hari ini akan dihitung sebagai pokok saldo pada keesokan harinya, memberikan pertumbuhan yang sedikit lebih cepat.
Apakah Cukup Menguntungkan?
Sebagai kesimpulan, menabung di SeaBank 1 juta dapat bunga berapa? Anda akan mendapatkan Rp 25.000 setahun untuk tabungan biasa, dan Rp 60.000 setahun jika menyimpannya di deposito 12 bulan.
Angka ini mungkin terlihat kecil secara nominal. Namun, ketiadaan potongan biaya admin dan statusnya yang bebas pajak membuat nilai uang Anda utuh seratus persen.
Sebagai tempat memarkir dana darurat atau uang tunai operasional (cashflow), SeaBank adalah instrumen yang sangat ideal karena tingkat likuiditasnya yang tinggi. Mulailah membangun kebiasaan finansial yang sehat dari langkah kecil yang efisien.