
Era perbankan digital mengubah cara masyarakat dalam mengelola keuangan pribadi. Salah satu daya tarik utama dari bank digital adalah skema pembagian bunga yang cair setiap hari ke rekening nasabah.
Fenomena ini wajar membuat banyak orang penasaran mengenai potensi keuntungan dari nominal simpanan yang relatif kecil. Jika Anda memiliki dana menganggur dan memutuskan untuk menabung di SeaBank 100 ribu dapat bunga berapa setiap harinya? Mari kita bedah perhitungannya secara matematis dan objektif.
Memahami Kebijakan Suku Bunga SeaBank
Sebelum masuk ke angka spesifik, Anda wajib memahami persentase suku bunga yang berlaku. SeaBank Indonesia menerapkan tingkat suku bunga yang kompetitif dibandingkan bank konvensional.
Saat ini, nasabah yang membuka rekening tabungan biasa di SeaBank menikmati suku bunga sebesar 2,5% per tahun (p.a). Kebijakan ini menjadi daya tarik masif karena sistem perbankan menghitung dan membayarkan bunga tersebut setiap hari.
Artinya, Anda tidak perlu menunggu hingga akhir bulan untuk melihat saldo bertambah. Keuntungan langsung diakumulasikan ke dalam saldo utama setiap pergantian hari.
Simulasi Hitungan Bunga Saldo Rp100.000
Untuk menjawab secara pasti mengenai menabung di SeaBank 100 ribu dapat bunga berapa, kita menggunakan rumus perhitungan bunga harian. Rumus standarnya adalah: (Saldo x Suku Bunga Tahunan) / 365 hari.
Berikut adalah rincian proyeksi keuntungan tabungan Anda jika saldo tertahan di angka Rp100.000 secara konstan:
Periode Waktu | Perhitungan Estimasi Bunga | Hasil Nominal (Kotor) |
|---|---|---|
Harian | (Rp100.000 x 2,5%) / 365 | Rp6,84 per hari |
Bulanan | Rp6,84 x 30 hari | Rp205 per bulan |
Tahunan | Rp100.000 x 2,5% | Rp2.500 per tahun |
Melihat tabel di atas, keuntungan harian yang Anda peroleh memang tergolong sangat kecil, yakni sekitar Rp6 hingga Rp7 per hari. Namun, angka ini tetap merupakan nilai plus dibandingkan menyimpan uang tunai di dalam dompet yang nilainya stagnan.
Aturan Pajak untuk Saldo Rp100.000
Banyak calon nasabah khawatir keuntungan tabungan mereka akan tergerus oleh potongan pajak. Pemerintah memang menetapkan Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 20% atas bunga tabungan bank.
Namun, Anda tidak perlu khawatir. Aturan perbankan di Indonesia menetapkan bahwa pajak 20% tersebut hanya berlaku untuk total saldo tabungan yang melebihi batas Rp7.500.000.
Karena saldo Anda hanya Rp100.000, maka bunga harian sebesar Rp6,84 tersebut utuh menjadi milik Anda. Anda menerima bunga bersih (net) tanpa potongan pajak sepeser pun.
Keuntungan Finansial Selain Bunga Harian
Menyimpan dana kecil di bank seringkali menjadi beban jika Anda memilih institusi perbankan yang salah. Jika Anda menempatkan Rp100.000 di bank konvensional, saldo tersebut akan habis dalam beberapa bulan karena potongan biaya administrasi bulanan yang berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000.
Di sinilah letak keunggulan utama menyimpan saldo kecil di platform digital. Berikut adalah fasilitas yang melindungi nilai uang Anda:
Bebas Biaya Admin Bulanan: SeaBank tidak memotong saldo Anda untuk biaya pengelolaan rekening, sehingga uang Rp100.000 Anda aman dari penyusutan.
Gratis Biaya Transfer: Anda mendapatkan kuota transfer gratis ke bank lain hingga 100 kali per bulan.
Fleksibilitas Pencairan: Dana tidak terkunci seperti instrumen deposito, sehingga bisa Anda tarik atau gunakan untuk transaksi kapan saja.
Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan matematis, menabung uang senilai Rp100.000 di SeaBank akan menghasilkan bunga sekitar Rp6,84 setiap harinya, atau Rp2.500 dalam satu tahun. Meskipun nominal bunganya terkesan sangat minim, strategi ini tetap jauh lebih menguntungkan bagi saldo kecil.
Anda terbebas dari potongan administrasi bulanan yang mematikan saldo, serta terbebas dari potongan pajak karena nominal tabungan berada di bawah ambang batas Rp7,5 juta. Pastikan Anda terus memantau informasi resmi dari SeaBank, karena tingkat suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan bank dan regulasi ekonomi nasional.